Membangun Budaya Organisasi yang Islami

Membangun Budaya Organisasi yang Islami


Konsep Budaya Organisasi
  • Secara terminologi, budaya berasal dari kata Latin colore yang memiliki arti mengerjakan
tanah, atau memelihara ladang. Pengertian lainnya yaitu sebagai way of life, yaitu cara hidup
tertentu yang memancarkan identitas tertentu suatu bangsa.
.
Menurut Koentjaraningrat, budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan tindakan dan
hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan
cara belajar.
Pengertian organisasi yaitu sebagai wadah, tempat, atau proses yang dilakukan secara
bersama-sama, yang memiliki landasan sama, tujuan sama, serta cara yang sama.

Faktor-Faktor yang Mendukung Dalam Membentuk Budaya Organisasi yang Islami :

1. Organisasi
         Diperlukan suatu struktur organisasi untuk menjamin penerapan budaya yang islami,
sebagai penanggung jawab program, tim pengarah, tim fasilitator, serta kelompok budaya yang
terdiri dari karyawan yang terlibat langsung dalam suatu pekerjaan
2. Komitmen pimpinan tinggi
         Kunci keberhasilan dari organisasi yaitu adanya komitmen dari pimpinan yang
diimplementasikan melalui sikap, serta perilaku dalam sehari-hari. Seorang pemimpin harus memberi contoh yang baik kepada anggotanya sebagai upaya pembentukan budaya organisasi
yang baik
3. Komunikasi
          Ketrampilan komunikasi dangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif
agar nilai-nilai luhur dapat terwujud dalam sikap maupun perilaku organisasi.
4. Motivasi
          Motivasi merupakan komponen penting dalam keberhasilan suatu pekerjaan, karena
motivasi menjadi pendorong untuk individu dapat melakukan pekerjaan baik secara pribadi
maupun kelompok.
5. Lingkungan kerja
          Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja seseorang. Apabila lingkungan kerjanya
kondusif, nyaman, maka dapat terciptanya budaya organisasi yang baik(tantangan, kebebasan
dalam mengambil keputusan, keterlibatan saling tukar menukar pendapat, suasana yang santai,
menumbuhkan sikap saling percaya).
6. Perubahan
          Semua elemen organisasi harus memiliki komitmen untuk berubah kearah yang lebih baik.
7. Partisipasi
          Partisipasi aktif dari semua elemen organisasi akan menjadi kekuatan untuk terbentuknya
budaya yang baik.
8. Disiplin
          Disiplin menjadi unsur pokok untuk mencapai kualitas manajemen, selin pemahaman, dan komitmen.

Karakteristik yang dimiliki oleh budaya organisasi yang Islami :

1 .Bekerja merupakan ibadah
        Ketika seorang individu melakukan aktivitas, dalam menjalankan
aktivitas atau pekerjaan tersebut menggunakan prinsip-prinsip Islami, dimana prinsip-prinsip
tersebut meliputi kejujuran, amanah, kebersamaan, tidak mementingkan diri sendiri, dan lain-lain.
2. Bekerja dengan azas manfaat dan maslahat
        Ketika seorang individu yang mana dalam menjalankan proses
aktivitasnya tidak semata-semata mencari keuntungan maksimum untuk menumpuk aset
kekayaan, atau karena profit ekonomis yang diperolehnya, tetapi juga seberapa penting manfaat
keuntungan tersebut atau kemaslahatan bagi orang banyak.
3. Bekerja dengan mengoptimalkan kemampuan akal
       Ketika seorang individu bekerja, maka perlu berusaha secara optimal
terhadap kemampuan yang telah Allah berikan kepadanya, baik kemampuan akal fikirannya
(kecerdasannya) maupun keprofesionalitasnya.
4 .Bekerja dengan penuh keyakinan dan optimis
       Seorang individu harus memiliki keyakin bahwa apapun yang
diusahakannya sesuai dengan ajaran Islam, maka hidupnya akan jauh dari kesulitan.
5.  Bekerja dengan memperhatikan unsur kehalalan dan menghindari unsur haram       Seorang individu harus menghindari praktek pekerjaan yang mengandung
unsur haram antara lain keuangan mengandung riba, kebijakan yang tidak adil, pemasaran yang menipu dan sebagainya.


Prinsip Pengorganisasian 
 
1. Perumusan Tujuan
2. Kesatuan Arah
3. Pembagian Kerja
4. Pendelegasian Wewenang dan Tanggung Jawab

Kesimpulan
 
Budaya organisasi merupakan suatu tempat atau wadah yang dimana memiliki tujuan yang
sama, prinsip yang sama. Dimana dalam organisasi tersebut menjadi tempat belajar bagi seorang
individu atau sekelompok orang. Adapun budaya organisasi dalam Islam, merupakan suatu
organisasi yang dimana menerapkan prinsip-prinsip dalam islam
Terdapat beberapa faktor yang mendukung adanya budaya orgnisasi yang islami yaitu
organisasi, komitmen pimpinan tinggi, motivasi, lingkungan kerja, dan lainnya. Selain faktor yang
mendung, budaya organisasi yang islami juga memiliki beberapa karakteristik yaitu bekerja
merupakan ibadah, bekerj dengan asaz manfaat dan maslahat, serta bekerja dengan memperhatikan
unsur kehalalan dan keharaman.
Dalam organisasi sangat penting adanya struktur, karena struktur organisasi berperan
penting dalam mengatur sistem sosial kehidupan manusia.

Komentar